top of page

Cabe Jawa

957afeec-cfc9-4740-98f3-a75155045714.jpg

Piper retrofractum Vahl

Nama lokal: Cabe Jawa
Nama ilmiah: Piper retrofractum Vahl
Penemu:-
Sejarah singkat: Produknya telah dikenal oleh orang Romawi sejak lama, Di Indonesia sendiri buah keringnya digunakan sebagai rempah pemedas. Sebelum kedatangan cabai, tumbuhan inilah yang disebut "cabai". Cabai sendiri oleh orang Jawa dinamakan lombok.

Ciri - Ciri

Cara berkembang biak: berkembang biak secara Vegetatif (stek batang) dan generatif (biji).


1. Fisiologi:

- Batang

  • Tegak, bercabang, dan berwarna hijau kecoklatan.

  • Batang bisa mencapai 2–5 meter.
     

- Daun

  • Memanjang dan berwarna hijau dengan permukaan licin.

  • Daun berukuran sekitar 10–20 cm panjangnya.


- Bunga

Bunga kecil berwarna putih kekuningan dan tersusun dalam tandan.


- Penyerbukan
Penyerbukan dibantu oleh serangga atau angin (entomogami atau anemogami).


-  Suhu
Optimal pada suhu 25–30°C.


-  Tanah

  • Tanah yang baik adalah subur, gembur, dan memiliki pH 6,0–7,0.

  • Perlu drainase yang baik agar akar tidak tergenang.


-  Penyiraman

  • Siram tanaman secara teratur, namun hindari genangan air.

  • Biarkan tanah sedikit mengering sebelum disiram lagi.



-  Kelembaban

Memerlukan kelembaban udara 60–80%.


- Pencahayaan:

Menyukai sinar matahari sedang atau terang namun tidak langsung.

2

Taksonomi

  • Kingdom: Plantae (Tumbuhan)

  • Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)

  • Kelas : Magnoliopsida (Dikotil)

  • Ordo : Piperales

  • Famili : Piperaceae (Suku Lada-ladanan)

  • Genus : Piper

  • Spesies : Piper cubeba

3

Manfaat 

Manfaat Medis Cabe Jawa:
 

  • Mengatasi gangguan pencernaan

  • Antibakteri

  • Antiinflamasi

  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

  • Mengatasi masalah pernapasan

  • Menjaga kesehatan saluran kemih

  • Meringankan nyeri

4

Cara budidaya

- Memilih pot:

  • Gunakan pot dengan diameter minimal 25 cm dan kedalaman cukup untuk akar tumbuh.

  • Pastikan ada lubang drainase agar air tidak tergenang.



- Memilih media tanam:

Gunakan campuran tanah gembur, kompos, dan pasir dengan perbandingan 2:1:1 dan Tanah harus subur dan memiliki pH 6,0–7,0.


- Menanam:

  • Biji atau stek batang bisa digunakan untuk menanam sambung nyawa.

  • Jika menggunakan stek batang, pilih batang yang sehat dengan panjang sekitar 15–20 cm dan tanam pada kedalaman sekitar 2–3 cm.

  • Letakkan pot di tempat yang terkena sinar matahari tidak langsung atau terang.


- Menyiram: 

Siram tanaman secara teratur, terutama saat musim kemarau dan Pastikan tanah tetap lembab, tetapi hindari genangan air untuk mencegah akar membusuk.


- Merawat:

  • Pemupukan: Berikan pupuk organik setiap 1 bulan sekali.

  • Penyiangan: Cabut gulma yang mengganggu pertumbuhan.

  • Pemangkasan: Pangkas batang yang sudah tua atau kering untuk merangsang pertumbuhan baru.

  • Pengendalian hama: Gunakan pestisida alami atau insektisida jika diperlukan untuk mengendalikan hama.

Nature Reserve

Kontak Kami

Yayasan Tarakanita
J
l. Pelepah Indah Raya Jl. Boulevard Raya Gading Serpong No.1, Klp. Dua, Kec. Klp. Dua, Tangerang, Banten 18510
P: (021) 3908836

© 2035 oleh BizBud. Dibuat dengan Wix.com

bottom of page